Headlines

Masyarakat Adalah Penjaga Hutan: Mengapa Konservasi Kukang Jawa Berhasil di Cipaganti?

Eksplorindonesia.com – Banyak orang mengira keberhasilan konservasi satwa liar ditentukan oleh luasnya kawasan hutan, besarnya anggaran, atau kecanggihan teknologi penelitian. Namun di Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, jawabannya jauh lebih sederhana. Konservasi berhasil karena masyarakat memilih untuk menjaga alamnya. Di desa yang berada di lereng Gunung Papandayan ini, keberadaan Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) tidak…

Read Full News

Jejak Para Ilmuwan di Cipaganti: Dari Skripsi Mahasiswa hingga Riset Kelas Dunia

Eksplorindonesia.com – Ketika matahari terbenam di Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, aktivitas sebagian besar warga mulai berakhir. Namun, bagi para peneliti Kukang Jawa, malam justru menjadi awal pekerjaan. Dengan antena radio telemetry di tangan, senter berkepala merah, GPS, kamera, buku catatan, hingga alat perekam suara ultrasonik, mereka menyusuri kebun kopi dan kawasan talun. Mereka…

Read Full News

Little Fireface Project: Ketika Dunia Belajar Konservasi dari Sebuah Desa di Garut

Eksplorindonesia.com – Tidak banyak yang menyangka bahwa sebuah desa di lereng Gunung Papandayan menjadi tujuan para ilmuwan dari berbagai belahan dunia. Desa itu adalah Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Di sinilah salah satu kisah konservasi primata paling menarik di Asia berkembang selama lebih dari satu dekade. Hampir setiap tahun, peneliti dari Inggris, Italia, India, Malaysia,…

Read Full News

Kopi yang Menyelamatkan Kukang, Kukang yang Menjaga Kopi

Eksplorindonesia.com – Jika ditanya apa yang membuat kopi Cipaganti berbeda, sebagian orang mungkin akan menjawab karena tumbuh di lereng Gunung Papandayan dengan tanah vulkanik yang subur. Sebagian lagi akan menyebut ketinggian lebih dari 1.400 meter di atas permukaan laut yang menghasilkan cita rasa Arabika berkualitas. Namun bagi masyarakat Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, jawabannya…

Read Full News

Dari Kearifan Leluhur Menjadi Pusat Riset Dunia: Kisah Cipaganti Menjaga Kukang Jawa

Eksplorindonesia.com – Ketika malam turun di lereng Gunung Papandayan, kehidupan lain mulai bergerak di antara rimbun pepohonan yang menaungi kebun-kebun kopi Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Di bawah gelapnya malam, seekor Kukang Jawa perlahan berpindah dari satu dahan ke dahan lainnya. Gerakannya tenang, nyaris tak bersuara. Pemandangan seperti ini mungkin biasa bagi warga Cipaganti,…

Read Full News

Dua Juta atau Enam Juta? Data Pariwisata Garut yang Saling Bertentangan

Eksplorindonesia.com — Libur Lebaran 2026, di loket masuk Pantai Sayang Heulang, seorang wisatawan berdiri agak lama menghitung ulang uang di tangannya. Karcis yang dipegangnya tertulis Rp15.000 untuk motor. Yang diminta petugas di lapangan: Rp45.000. Video keluhannya, dengan makian dalam bahasa Sunda yang tak disamarkan, menyebar cepat di TikTok akhir Maret 2026 — satu dari rentetan…

Read Full News

Kaya Pangan, Rentan Lapar

Eksplorindonesia.com – Ada sesuatu yang janggal kalau kita berhenti sejenak dan menghitung-hitung: kepulauan ini punya hutan tropis terluas ketiga di dunia, gunung berapi yang menyuburkan tanah setiap kali meletus, laut yang wilayahnya lebih besar dari daratannya, dan iklim yang memungkinkan tiga kali tanam dalam setahun di banyak tempat—tapi anak-anaknya tetap kerap kurang gizi, harga cabai…

Read Full News

Beranda Talks: Negara Perlu Hadir dalam Pengelolaan Darah

Beranda Talks: Negara Perlu Hadir dalam Pengelolaan Darah Eksplorindonesia.com – Bagi sebagian orang, donor darah mungkin hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Namun bagi ratusan penyandang thalasemia di Kabupaten Garut, satu kantong darah dapat menjadi penentu keberlangsungan hidup. Tanpa transfusi darah yang rutin dan berkelanjutan, kualitas hidup mereka dapat menurun drastis, memicu komplikasi, bahkan berujung…

Read Full News

Di Balik 869 Labu: dr. Helmi Budiman dan Perang Senyap PMI Garut Menjadi yang Terdepan

EksplorIndonesia.com — Ketika gempa bumi magnitudo 5,0 mengguncang Kecamatan Pasirwangi pada September 2024, tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut tidak butuh waktu lama untuk merapat. Di bawah komando langsung Ketua PMI Kabupaten Garut, dr. Helmi Budiman, bantuan logistik dan tim evakuasi segera dikerahkan ke Desa Padaawas. Helmi sendiri turun langsung, memantau kondisi rumah-rumah…

Read Full News
PMI kabupaten garut

Dari Medan Revolusi hingga Garut Hari Ini: Jejak Panjang PMI Menjaga Kemanusiaan

Eksplorindonesia.com – Ketika Indonesia baru berusia hitungan hari sebagai negara merdeka, para pendiri bangsa menyadari satu hal penting: kemerdekaan bukan hanya soal mempertahankan wilayah, tetapi juga menyelamatkan manusia. Di tengah suasana revolusi yang penuh ketidakpastian, korban perang berjatuhan, fasilitas kesehatan terbatas, dan kebutuhan pertolongan kemanusiaan semakin besar. Dari kebutuhan itulah lahir sebuah organisasi yang kelak…

Read Full News