Headlines

Cipaganti 2045: Dari Kampung Kukang Jawa Menuju Pusat Konservasi dan Pendidikan Bertaraf Dunia

Eksplorindonesia.com – Tidak semua desa memiliki kesempatan untuk mengubah sejarah. Namun, Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, telah membuktikan bahwa sebuah kampung kecil di lereng Gunung Papandayan mampu menarik perhatian ilmuwan dari berbagai belahan dunia. Selama lebih dari satu dekade, desa ini menjadi rumah bagi penelitian jangka panjang mengenai Kukang Jawa (Nycticebus javanicus), primata endemik…

Read Full News

Di Balik 869 Labu: dr. Helmi Budiman dan Perang Senyap PMI Garut Menjadi yang Terdepan

EksplorIndonesia.com — Ketika gempa bumi magnitudo 5,0 mengguncang Kecamatan Pasirwangi pada September 2024, tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut tidak butuh waktu lama untuk merapat. Di bawah komando langsung Ketua PMI Kabupaten Garut, dr. Helmi Budiman, bantuan logistik dan tim evakuasi segera dikerahkan ke Desa Padaawas. Helmi sendiri turun langsung, memantau kondisi rumah-rumah…

Read Full News

Masyarakat Adalah Penjaga Hutan: Mengapa Konservasi Kukang Jawa Berhasil di Cipaganti?

Eksplorindonesia.com – Banyak orang mengira keberhasilan konservasi satwa liar ditentukan oleh luasnya kawasan hutan, besarnya anggaran, atau kecanggihan teknologi penelitian. Namun di Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, jawabannya jauh lebih sederhana. Konservasi berhasil karena masyarakat memilih untuk menjaga alamnya. Di desa yang berada di lereng Gunung Papandayan ini, keberadaan Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) tidak…

Read Full News

Dua Juta atau Enam Juta? Data Pariwisata Garut yang Saling Bertentangan

Eksplorindonesia.com — Libur Lebaran 2026, di loket masuk Pantai Sayang Heulang, seorang wisatawan berdiri agak lama menghitung ulang uang di tangannya. Karcis yang dipegangnya tertulis Rp15.000 untuk motor. Yang diminta petugas di lapangan: Rp45.000. Video keluhannya, dengan makian dalam bahasa Sunda yang tak disamarkan, menyebar cepat di TikTok akhir Maret 2026 — satu dari rentetan…

Read Full News

Ketika Dunia Datang ke Cipaganti: Dari Sebuah Desa di Garut, Lahir Inspirasi Konservasi untuk Dunia

Eksplorindonesia.com – Di peta dunia, Desa Cipaganti mungkin hanya sebuah titik kecil di lereng Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Namun bagi para primatolog, ahli konservasi, mahasiswa, hingga pembuat film dokumenter, nama Cipaganti memiliki arti yang jauh lebih besar. Selama lebih dari satu dekade, desa ini menjadi tujuan para ilmuwan dari berbagai negara untuk mempelajari…

Read Full News

Man Jasad: ‘Presiden’ Republik Gaban, Ikon Metal & Karinding

Eksplorindonesia.com – Di antara nama-nama besar skena underground Jawa Barat, Man Jasad (Mohamad Rohman) berdiri sebagai salah satu figur yang sulit dipisahkan dari sejarah panjang musik keras Indonesia. Ia lahir di Cimahi, namun dalam perjalanan hidupnya, Garut menjadi ruang yang membesarkan karakter dan pandangan dunianya—tempat di mana sikap, bahasa, dan energi jalanan membentuk identitas yang…

Read Full News

Janjan dan Dedi, Penjaga Sunyi dari Lereng Papandayan

Eksplorindonesia.com – Nama mereka mungkin tidak banyak dikenal masyarakat luas. Tidak sering tampil di televisi. Tidak pula mengejar sorotan media. Namun bagi para peneliti Kukang Jawa dari berbagai belahan dunia, dua nama ini sangat akrab: Janjan dan Dedi. Di Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, keduanya dikenal sebagai penjaga kawasan konservasi Kukang Jawa. Selama lebih…

Read Full News

Kukang Jawa: Primata Berbisa yang Menjadi Penjaga Malam Lereng Papandayan

Eksplorindonesia.com – Di balik rimbunnya pepohonan dan kebun kopi Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, kehidupan baru dimulai ketika matahari tenggelam. Saat sebagian besar satwa diurnal beristirahat, seekor primata kecil perlahan keluar dari tempat tidurnya. Gerakannya sangat pelan. Hampir tanpa suara. Dengan kedua matanya yang besar, ia mengamati setiap cabang pohon sebelum melangkah hati-hati menuju…

Read Full News

EPILOG – Cipaganti: Warisan Dunia dari Lereng Papandayan

“Kita tidak mewarisi bumi dari leluhur. Kita meminjamnya dari anak cucu kita.” Eksplorindonesia.com – Kalimat itu mungkin tidak pernah benar-benar diucapkan oleh para leluhur Desa Cipaganti. Namun jika melihat bagaimana masyarakat desa ini memperlakukan alam selama ratusan tahun, makna itulah yang sesungguhnya mereka wariskan. Di lereng Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, ada sebuah kampung yang mengajarkan…

Read Full News