Headlines

Jejak Para Ilmuwan di Cipaganti: Dari Skripsi Mahasiswa hingga Riset Kelas Dunia

Eksplorindonesia.com – Ketika matahari terbenam di Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, aktivitas sebagian besar warga mulai berakhir. Namun, bagi para peneliti Kukang Jawa, malam justru menjadi awal pekerjaan. Dengan antena radio telemetry di tangan, senter berkepala merah, GPS, kamera, buku catatan, hingga alat perekam suara ultrasonik, mereka menyusuri kebun kopi dan kawasan talun. Mereka…

Read Full News

Critical Mass: Ketika Pesepeda Mengambil Kembali Ruang Jalan

Dari San Francisco, London, Budapest hingga Jakarta dan Garut, Critical Mass tumbuh dengan bentuk yang berbeda-beda. Namun satu gagasan menyatukan gerakan ini: pesepeda ingin terlihat sebagai bagian dari lalu lintas, bukan sekadar tamu di jalan raya. Eksplorindonesia.com — Pada suatu Jumat malam di September 1992, sejumlah pesepeda berkumpul di San Francisco, California, Amerika Serikat. Mereka…

Read Full News

Dari Kearifan Leluhur Menjadi Pusat Riset Dunia: Kisah Cipaganti Menjaga Kukang Jawa

Eksplorindonesia.com – Ketika malam turun di lereng Gunung Papandayan, kehidupan lain mulai bergerak di antara rimbun pepohonan yang menaungi kebun-kebun kopi Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Di bawah gelapnya malam, seekor Kukang Jawa perlahan berpindah dari satu dahan ke dahan lainnya. Gerakannya tenang, nyaris tak bersuara. Pemandangan seperti ini mungkin biasa bagi warga Cipaganti,…

Read Full News

Indonesia dan Jalan Sejarah yang Berbeda

EksplorIndonesia.com – Ketika membicarakan sejarah dunia, banyak orang terbiasa memakai cara pandang Eropa sebagai ukuran utama peradaban. Sejarah sering dijelaskan melalui kerajaan besar, ekspansi militer, perebutan tahta, kolonialisme, hingga revolusi industri. Akibatnya, sejarah Indonesia kerap dipahami secara setengah-setengah—seolah Nusantara hanyalah wilayah pinggiran yang “baru muncul” ketika bangsa Eropa datang. Padahal jauh sebelum kapal-kapal Portugis, Spanyol,…

Read Full News

Persib Juara, Ketika Sepak Bola Menjadi Identitas Budaya

Eksplorindonesia.com – Di banyak daerah, sepak bola hanya berhenti sebagai olahraga. Tetapi di Jawa Barat, khususnya bagi masyarakat Sunda, Persib Bandung tumbuh jauh melampaui lapangan hijau. Klub ini telah berubah menjadi identitas kolektif, simbol kebanggaan daerah, sekaligus ruang emosional yang menyatukan jutaan orang dari berbagai latar belakang sosial. Musim 2025–2026 menjadi penanda penting dari hubungan…

Read Full News

Prof. Anna Nekaris: Ilmuwan yang Membawa Nama Cipaganti ke Panggung Konservasi Dunia

Eksplorindonesia.com – Jika berbicara tentang konservasi Kukang Jawa (Nycticebus javanicus), ada satu nama yang hampir selalu muncul dalam berbagai jurnal ilmiah internasional, buku, hingga forum konservasi dunia, yakni Prof. K. Anne Isola (Anna) Nekaris. Selama lebih dari tiga dekade, primatolog asal Inggris tersebut mendedikasikan kariernya untuk mempelajari kukang, kelompok primata nokturnal yang hidup di Asia…

Read Full News

Dari Lereng Papandayan ke Jurnal Ilmiah Dunia: Jejak Cipaganti dalam Peta Konservasi Internasional

Eksplorindonesia.com – Sebagian besar masyarakat mengenal Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, sebagai kawasan pertanian di lereng Gunung Papandayan. Namun di dunia akademik internasional, nama desa ini memiliki makna yang jauh lebih besar. Selama lebih dari satu dekade, Cipaganti menjadi salah satu lokasi penelitian lapangan terpenting untuk mempelajari Kukang Jawa (Nycticebus javanicus), primata nokturnal endemik…

Read Full News

Persib, Jati Diri Sunda dan Kapitalisme Bola Modern

EksplorIndonesia.com – Kemenangan Persib Bandung dalam beberapa musim terakhir bukan hanya memunculkan euforia sepak bola. Di Jawa Barat, kemenangan itu kembali memantik perdebatan lama yang sesungguhnya belum pernah selesai: apakah Persib masih menjadi simbol jati diri masyarakat Sunda, atau sudah berubah menjadi industri kapitalistik yang memanfaatkan fanatisme massa? Perdebatan tersebut menarik karena lahir bukan dari…

Read Full News

Masyarakat Adalah Penjaga Hutan: Mengapa Konservasi Kukang Jawa Berhasil di Cipaganti?

Eksplorindonesia.com – Banyak orang mengira keberhasilan konservasi satwa liar ditentukan oleh luasnya kawasan hutan, besarnya anggaran, atau kecanggihan teknologi penelitian. Namun di Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, jawabannya jauh lebih sederhana. Konservasi berhasil karena masyarakat memilih untuk menjaga alamnya. Di desa yang berada di lereng Gunung Papandayan ini, keberadaan Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) tidak…

Read Full News

101 Titik Serentak, 10 Ribu Peserta: Domino Piala Panglima TNI Bidik Rekor MURI

101 Titik Serentak, 10 Ribu Peserta: Domino Piala Panglima TNI Bidik Rekor MURI Eksplorindonesia.com — Permainan domino mengambil skala berbeda pada peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun ini. Bukan sekadar turnamen di satu daerah, Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI 2026 digelar secara serentak di 101 titik di berbagai daerah Indonesia, Minggu,…

Read Full News